minus academy faq plus academy faq Check in circle Apple Android Home Magnifer Calculator Mail Email Facebook Twitter RSS Linkedin Linkedin hollower Headphones Wechats Instagram Line Mail 2 Phone Phone 2 Minus Plus Arrow right Arrow left (variant 2) Arrow right (variant 2) Brand logo Brand logo not filled Hamburger Flag of the Hong Kong Flag of the US/GB Flag of the US/GB Flag of the US/GB Flag of the China Flag of the China Flag of the China (traditional) Flag of the Taiwan Flag of the Hong Kong Flag of the Spain Flag of the Russia Flag of the France Flag of the German Flag of the Portugal Flag of the Italy Flag of the Poland Flag of the Czech Flag of the Hungary Flag of the Sweden Flag of the Bulgarian Flag of the Finland Flag of the Lithuania Flag of the Denmark Flag of the Croatia Flag of the Estonia Flag of the Norway Flag of the Romania Flag of the United Arab Emirates Flag of the United Arab Emirates Flag of the Indonesia Flag of the Malaysia Flag of the Korea Flag of the Korea Flag of the Samoa Flag of the Vietnam Flag of the Thailand Flag of the Turkey Flag of the Japan Cross Cross large User Arrow down Arrow up Cube Info list Data comunication Clock Slash
A-to-Z ACADEMY
A-to-Z ACADEMY / Z Academy - Pemula

Ada Tiga Tipe Trader Forex, Kamu Tipe Trader Seperti Apa?

Juni 04, 2021 09:17 AM

Ini dia tiga tipe trader dalam forex yang harus kalian pahami, yaitu tipe Trader Swing Trader, Harian (Day Trader), dan tipe Trader Jangka Panjang (Long-Term Position Trader). Masing-masing tipe trader forex itu pastinya mengundang pro dan kontra. Tetapi tidak menutup kemungkinan, bisa saja seorang trader mencampur adukan cara-cara tersebut atau merubah cara ber-tradingnya dalam sewaktu – waktu. Ini merupakan pandangan Sam Seiden, seorang trader, fund manager, dan penemu strategi supply dan demand, dari cerita pengalamannya si Sam Seiden. Bertahun-tahun menyelam dalam karirnya seorang trader, Sam Seiden pernah menajdi seorang Swing Trader, Trader Harian, bahkan Trader Jangka Panjang. Walaupun strategi tradingnya tidak berubah, tetapi cara menentukan momen yang tepat untuk masuk ke dalam pasar dan lamanya menahan posisi berubah seiring dengan waktu dan pengalaman dalam tradingnya. Ia juga mengamati cara para trader sukses lainnya, baik mereka yang termasuk dalam tipe Trader Harian, Swing Trader, maupun Trader Jangka Panjang. Berikut perbedaan ketiga tipe trader forex, mengenai masing-masing tipe tersebut.

Swing Trader

Trading dengan cara Mengayun (Swing) pada harfiahnya mereka menahan posisi trading dalam jangka antara satu hari bahkan seminggu, atau terkadang lebih dari itu. Biasanya seorang Trader Swing tidak perlu menggunakan data real time ataupun eksekusi jual berkualitas baik, tipe trader forex ini tidak harus cekatan dalam mengambil sebuah keputusan penting dalam waktu yang singkat. Timeframe yang dipakai oleh Swing Trader lebih high dibanding Day Trader, tetapi tidak lebih rendah dibandingkan trader jangka panjang. Apabila tidak dalam trading beberapa pasang mata uang, maka Swing Trader cukup memahami cara dasar trading forex dan hanya melakukan analisis market 2 atau 3 kali dalam 1 minggu, karena tidak perlu setiap hari masuk market. Swing Trader mengambil keuntungan teknologi hanya dengan ‘set and forget’ (maping posisi trading, dan meninggalkannya), makanya Swing Trader tidak selalu menatap layer monitor.

Trader Harian (Day Trader)

Seorang Day Trader biasanya entery market dengan tujuan untuk keluar atau menutup posisi trading (exit) sebelum sesi waktu itu berakhir. Biasanya tipe trader forex satu ini sangat butuh koneksi internet yang stabil dan harus cepat juga loh, komputer yang memadai dengan 1 atau lebih layar monitor sekaligus, serta sistem yang mendukung, kuotasi harga real time dan eksekusi order yang baik (jarang re-quote). Biasanya, Day Trader yang bisa profit dengan konsisten mereka bukanlah Trader yang membuka posisi 10 kali dalam sehari atau bahkan lebih (Scalper), melainkan hanya 1 hingga 3posisi trading saja yang berkualitas. Selain itu, mereka biasanya masuk market menjelang sesi perdagangan dibuka dalam waktu tertentu atau yang biasa disebut Live Trading Harian. Pada harfiahnya, mereka yang tidak mampu mengambil keputusan penting dengan cepat, maka mereka tidak akan sukses sebagai Day Trader.

Trader Jangka Panjang (Long-Term Position Trader)

Setelah maping posisi, Trader Jangka Panjang menahan posisinya sampai beberapa minggu kedepan atau bahkan beberapa bulan kedepan. Dengan begitu, tipe trader forex satu ini tidak begitu memerlukan koneksi internet yang super cepat bahakan tidak membutuhkan data real time. Kebanyakan mereka trading dengan Jangka Panjang melakukan ‘buy and hold’ (beli dan tahan). Mungkin ini adalah salah satu cara terbaik mereka dalam ber-trading, harus dilakukan pada waktu yang tepat, Para trader Jangka Panjang telah menyusun dan mempertimbangkan segala aspek trading yang dilakukannya jauh dari hari sebelumnya. Biasanya mereka telah memiliki pengalaman yang piawai dalam trading dan pasti mengetahui apa yang harus dilakukan dalam keadaan market tertentu. Mereka adalah tipe trader yang jarang berinteraksi dengan market, walaupun selalu mengikuti perkembangan berita perekonomian global.

Di ZFX kamu akan menemukan gaya Trading kamu sendiri, yang penting, kita membimbing untuk kamu jaga “profit” dan “mental” kamu.

Author: Aries Yuangga (ZFX Analis)

Pengetahuan adalah KEKUATAN
Jangan lewatkan kesempatan untuk belajar dan berkembang sebagai seorang trader. Bergabunglah dengan ZFX Academy untuk menjadi yang pertama mengetahui tentang webinar, artikel, atau panduan kami berikutnya.
Hubungi Kami